Resmikan BPD, Walikota Ambon Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan Desa dan Negeri

AB.COM, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara resmi meresmikan dan mengambil sumpah jabatan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk kawasan Negeri Lama, Poka, dan Wayame, Kota Ambon. Prosesi peresmian berlangsung khidmat di Balai Kota Ambon dan dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD, Camat Teluk Ambon, para Raja, Sekretaris Negeri, serta tokoh masyarakat dari tiga negeri tersebut.

Peresmian BPD ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Ambon dalam memperkuat struktur pemerintahan di tingkat negeri/desa sebagai ujung tombak pelayanan publik dan pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat.

Dalam arahannya yang cukup panjang dan lugas, Wali Kota Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa BPD bukan sekadar lembaga pelengkap, melainkan memiliki peran yang sangat strategis dan vital dalam tata kelola pemerintahan negeri.

“BPD memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam mengawal aspirasi warga serta memastikan roda pembangunan berjalan secara transparan dan akuntabel. BPD adalah wakil rakyat di tingkat negeri, jembatan antara masyarakat dan pemerintah negeri,” tegas Bodewin.

Wali Kota menjelaskan, ada tiga fungsi utama BPD yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab:

1. Fungsi Legislasi Negeri, Bersama pemerintah negeri membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Negeri.

2. Fungsi Aspirasi, Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat negeri kepada pemerintah negeri untuk ditindaklanjuti.

3. Fungsi Pengawasan, Mengawasi kinerja pemerintah negeri, termasuk pengawasan terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negeri (APBNeg) agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.

Menurut Bodewin, keberhasilan pembangunan Kota Ambon tidak bisa hanya bertumpu pada program pemerintah kota, tetapi harus dimulai dari kuatnya pembangunan di tingkat desa dan negeri. Jika negeri kuat, maka kota akan maju.

> “Jabatan ini adalah amanah masyarakat. Bukan jabatan untuk gagah-gagahan. Saya berharap para anggota BPD yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, belajar cepat, dan membangun komunikasi yang produktif dan harmonis dengan pemerintah negeri, dengan Raja, demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon,” tegasnya.

Bodewin juga memberikan peringatan keras agar BPD yang baru dilantik tidak terjebak dalam konflik kepentingan atau perseteruan dengan pemerintah negeri. Sinergi, bukan kompetisi, adalah kuncinya.

“Jangan sampai BPD dan Pemerintah Negeri jalan sendiri-sendiri. Harus sinergi. Kalau tidak sinergi, yang rugi adalah masyarakat. Kita ini satu tim untuk membangun negeri,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Bodewin M. Wattimena berpesan agar BPD yang baru dapat menjadi teladan, menjaga netralitas, dan menjadi pengayom bagi seluruh warga tanpa membedakan latar belakang.

Ia berharap dengan dilantiknya BPD Negeri Lama, Poka, dan Wayame ini, proses pembangunan, musyawarah negeri, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, demokratis, dan berkeadilan sesuai dengan semangat Ambon Manise dan Ambon yang inklusif.

Acara peresmian ditutup dengan ucapan selamat dan foto bersama Wali Kota Ambon dengan seluruh anggota BPD yang baru dilantik. (*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *