AB.COM, 1 Desember 2025 — Pemerintah Kota Ambon secara resmi membuka “Santa Claus Festival 2025” yang dipusatkan di Pattimura Park, Senin (1/12). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut “Minggu-Minggu Adventus” dan perayaan “Natal Kristus 2025”, sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi pelaku ekonomi kreatif serta simbol kuatnya toleransi antarumat beragama di Kota Ambon.
Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ambon “Elly Toisutta, S.Sos”, yang membacakan sambutan Wali Kota Ambon, bersama Sekretaris Kota Ambon, Kadis Pariwisata, para pimpinan OPD, tokoh gereja, serta perwakilan komunitas kreatif.
Kerukunan Ambon Jadi Teladan Nasional
Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Wali Kota, pemerintah menegaskan bahwa keharmonisan antarumat beragama di Ambon merupakan modal besar dalam membangun daerah.
“Walaupun masyarakat Kota Ambon begitu heterogen, namun mampu menjadi contoh nyata kerukunan hidup beragama di tanah air. Ini sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan Ambon yang toleran secara berkelanjutan,” ujar Toisutta.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah tantangan sosial nasional, terutama isu intoleransi yang masih terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Hadirkan 18 Santa Claus & Libatkan 630 Anak
Santa Claus Festival 2025 tampil meriah dengan kehadiran “18 Santa Claus” dari berbagai komunitas di Kota Ambon. Kegiatan hari ini diramaikan oleh:
– Pameran ekonomi kreatif yang diikuti “72 pelaku UMKM”, mewakili “17 subsektor ekonomi kreatif”, termasuk musik, kuliner, fotografi, kriya, seni rupa, dan lainnya.
– Bagi-bagi kado Santa Claus kepada sekitar “630 anak” dari berbagai kelurahan di Kota Ambon.
– Karnaval Santa Claus yang melibatkan pemuda GPM, komunitas Santa Claus Ambon, serta pegawai Pemkot.
– Panggung hiburan musik oleh musisi-musisi Kota Ambon sebagai penutup kegiatan.
Festival ini menjadi salah satu agenda budaya terbesar menjelang Natal di Kota Ambon.
Dorong Ambon sebagai Kota Kreatif dan Destinasi Wisata
Ketua Panitia, “Sandra G. Berhitu, SE”, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari “program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon 2025–2030”, khususnya dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif guna mendukung “Ambon City of Music”.
“Industri ekonomi kreatif merupakan basis budaya dan intelektual yang harus terus diperkuat. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, nilai jual produk kreatif semakin berkembang, dan ini penting bagi identitas Ambon di tingkat global,” ujarnya.
Pembiayaan kegiatan bersumber dari “APBD Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon” tahun anggaran 2025, serta dukungan “13 mitra kerja sponsor”.
Harapan untuk Natal dan Persaudaraan Orang Basudara
Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan pesan Natal kepada seluruh masyarakat Kristiani di Kota Ambon.
“Biarlah kita terus mengukuhkan rasa persaudaraan sebagai “orang basudara”. Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan untuk memajukan Kota Ambon tercinta,” ungkapnya.
Santa Claus Festival 2025 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga ruang untuk mempererat toleransi, memperkuat ekonomi kreatif, serta mempercantik wajah Ambon sebagai kota yang inklusif dan penuh kreativitas. (*







