Mewakili Wali Kota, Staf Ahli Hadiri Ibadah dan Pembukaan Persidangan Jemaat GPM Kezia ke-XXVI

AB.COM,– Ibadah Minggu sekaligus pembukaan Persidangan Jemaat GPM Kezia ke-XXVI berlangsung khidmat di Gedung Gereja Kezia, Minggu 18 Januari 2026. Ibadah dipimpin oleh Ibu Pdt. M.H.S. Krikhoff/L. dengan mengusung tema besar _“Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad”_ dan sub tema _“Layani Umat dengan Tekun Sesuai Kasih Allah.”_

Hadir mewakili Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik Alex Hursepuny. Kehadiran pemerintah daerah menjadi wujud dukungan terhadap peran gereja dalam membangun karakter dan kebersamaan masyarakat Kota Ambon.

Turut hadir dalam ibadah tersebut Ketua Klasis Ambon Pdt. W.A. Beresaby, Anggota DPRD Kota Ambon Dessy K. Hallauw, Kadis PUPR Kota Ambon Melvin Latuihamallo, dan Kepala Badan Keuangan Pemkot Ambon Jopy Silanno. Kehadiran unsur pemerintah dan legislatif menunjukkan sinergi yang erat antara gereja dan pemerintah dalam menjaga kehidupan sosial keagamaan yang harmonis.

Dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Alex Hursepuny, Wali Kota Ambon menyampaikan apresiasi kepada Jemaat GPM Kezia atas kontribusi nyata dalam pembinaan iman dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa tema persidangan sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini.

“Menuju satu abad, gereja dipanggil untuk terus menjadi terang dan garam. Pelayanan yang tekun dan dilandasi kasih Allah akan membuat jemaat semakin kuat, bersatu, dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun Kota Ambon yang damai dan sejahtera,” kutip Alex dari sambutan Wali Kota.

Wali Kota juga mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan persidangan ke-XXVI ini sebagai momentum refleksi, evaluasi, dan penyusunan program pelayanan yang lebih berdampak. Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, siap bersinergi dengan gereja dalam program-program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Klasis Ambon Pdt. W.A. Beresaby dalam khotbahnya mengingatkan bahwa anugerah Allah menjadi dasar utama dalam setiap pelayanan. Ia mendorong jemaat untuk tetap setia, tekun, dan menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman.

Persidangan Jemaat ke-XXVI GPM Kezia dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan agenda evaluasi program, pembahasan rencana kerja, serta pemilihan pengurus jemaat untuk periode mendatang.

Pemerintah Kota Ambon berharap hasil persidangan dapat melahirkan keputusan yang memperkuat pelayanan gereja dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat di sekitarnya. *(

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *